Ketika anak muda merasa dipercaya, dibutuhkan, dan memiliki kesempatan untuk berkembang, mereka mempunyai lebih banyak alasan untuk membangun masa depan yang positif. Mereka bukan sekadar kelompok yang harus diawasi, melainkan bagian penting dari solusi.
Membangun Sistem Kepedulian, Bukan Sekadar Reaksi Sesaat
Selama ini, persoalan sosial sering kali baru mendapat perhatian setelah muncul peristiwa yang mengundang keprihatinan. Masyarakat bereaksi, pemerintah menyampaikan imbauan, dan berbagai pihak menyatakan kepedulian. Namun, ketika perhatian mulai mereda, upaya pencegahan pun terkadang ikut berhenti.
Pola seperti ini perlu diubah. Persoalan miras di kalangan pelajar membutuhkan sistem kepedulian yang berjalan secara berkelanjutan, bukan hanya reaksi sesaat.
Pemerintah desa bersama sekolah, keluarga, dan tokoh masyarakat dapat membangun mekanisme komunikasi untuk mengenali persoalan yang dihadapi anak muda, merencanakan kegiatan pencegahan, dan mengevaluasi pelaksanaannya. Pertemuan berkala, forum dialog pemuda, kegiatan edukasi, serta kerja sama dengan layanan kesehatan dan pendampingan sosial dapat menjadi bagian dari upaya tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
