Ketika Ibu Tak Ada, Siapa yang Mengajarkan Anak Bahwa Dunia Masih Aman?
Oleh: Sami A. Liunokas, S.Pd.(Guru SMK Negeri Polen – TTS)
Ada anak-anak yang datang ke sekolah membawa buku di dalam tas. Ada pula yang membawa sesuatu yang tidak terlihat: rasa kehilangan. Di antara mereka mungkin ada anak yang setiap pagi berangkat tanpa pelukan seorang ibu, tidak lagi mendengar suaranya sebelum berangkat sekolah, atau pulang ke rumah tanpa seseorang yang bertanya, “Bagaimana sekolahmu hari ini?” Bahkan ada yang tumbuh dengan pertanyaan yang tidak pernah berani ia ucapkan: Mengapa ibu tidak ada?
Bagi orang dewasa, kehilangan atau ketidakhadiran seorang ibu mungkin dapat dijelaskan dengan berbagai alasan. Namun bagi seorang anak, terutama pada usia dini, kehilangan sosok ibu dapat terasa seperti kehilangan tempat paling aman dalam hidupnya. Ibu bukan sekadar orang tua, tetapi sering menjadi tempat pertama untuk mencari pelukan ketika takut, bercerita ketika sedih, dan kembali ketika dunia terasa terlalu besar.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
