Jika setiap kesalahan langsung dianggap sebagai kegagalan, murid akan belajar untuk diam. Sebaliknya, jika kesalahan dipandang sebagai bagian dari proses belajar, murid akan lebih berani mencoba.
Di sinilah guru memiliki peran penting dalam membangun iklim kelas yang aman secara psikologis. Murid perlu merasa bahwa kelas adalah tempat untuk belajar, bukan tempat untuk takut salah.
Perubahan Tidak Terjadi Seketika
Saya tidak berharap perubahan terjadi hanya dalam satu kali pertemuan.
Membangun kebiasaan belajar yang aktif membutuhkan proses. Karena itu, saya menerapkan strategi tersebut secara bertahap dan terus melakukan pengamatan. Setelah beberapa kali pembelajaran, perubahan mulai terlihat.
Murid yang sebelumnya lebih banyak diam mulai berani menjawab pertanyaan. Mereka mulai terlibat dalam diskusi kelompok dan menunjukkan antusiasme ketika mengikuti permainan pembelajaran.
Interaksi antarmurid juga semakin baik. Mereka mulai belajar mendengarkan pendapat teman, bekerja sama, dan menghargai jawaban yang berbeda.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
