Di dalam kelas, perhatian guru adalah sesuatu yang sangat berharga. Murid membutuhkan guru yang bukan hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir dengan pikiran dan perhatian yang utuh.
Saya pernah melihat bagaimana HP dapat menjadi pengalih perhatian ketika guru tidak memiliki persiapan pembelajaran yang cukup. Ketika materi belum disiapkan, metode belum ditentukan, media belum tersedia, dan tujuan pembelajaran belum dirancang dengan jelas, HP dapat dengan mudah berubah fungsi dari alat bantu menjadi sumber gangguan.
Guru bisa saja membuka media sosial, membaca pesan, melihat berbagai informasi yang tidak berkaitan dengan pembelajaran, atau sekadar menghabiskan waktu dengan telepon genggamnya. Pada saat yang sama, ada anak-anak yang sedang menunggu untuk diajar.
Bagi saya, persoalannya bukan pada HP. Persoalannya adalah bagaimana guru menggunakan waktu dan tanggung jawab profesionalnya ketika berada di dalam kelas. Sebab, waktu belajar anak tidak dapat dikembalikan. Setiap menit yang berlalu tanpa pembelajaran yang bermakna adalah kesempatan yang hilang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








