Mengapa Saya Melarang Guru Membawa HP ke Dalam Kelas?

Kontributor : Ani Tunliu Editor: Redaksi
IMG 20260816 103405

Mengajar di Daerah 3T Bukan Perkara Mudah

Menjadi guru di daerah 3T bukanlah pekerjaan yang selalu mudah. Ada banyak keterbatasan yang kami hadapi. Akses menuju sekolah tidak selalu mudah. Fasilitas pembelajaran belum lengkap. Jaringan komunikasi dan internet tidak selalu tersedia. Kondisi sosial dan ekonomi keluarga murid juga sangat beragam. Dalam situasi seperti ini, guru dituntut untuk lebih kreatif.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kami tidak selalu dapat mengandalkan teknologi. Ketika internet tidak tersedia, pembelajaran harus tetap berlangsung. Ketika fasilitas media pembelajaran terbatas, lingkungan sekitar sekolah dapat menjadi sumber belajar.

Batu dapat digunakan untuk belajar berhitung. Daun dapat digunakan untuk mengenal bentuk, warna, dan bagian tumbuhan. Kayu dapat dimanfaatkan sebagai alat peraga. Benda-benda yang dekat dengan kehidupan anak dapat menjadi media untuk menjelaskan konsep yang mungkin sulit dipahami jika hanya disampaikan melalui buku. Keterbatasan fasilitas seharusnya tidak membuat guru kehilangan kreativitas, justru dalam keterbatasan, seorang guru dituntut untuk menemukan cara.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Di Balik Target dan Angka, Rektor UPG 1945 NTT Membidik Akses Pendidikan bagi Anak NTT
  • Bagikan