Lingkungan sekolah yang bersih, rapi, dan tertata semakin memperkuat suasana belajar yang nyaman dan kondusif.
Kepala SMP Kristen 2 Banat, Micsen Benu, S.Pd, yang ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (5/5/2026), menegaskan bahwa budaya membaca dan menulis telah lama diterapkan secara konsisten.
“Membaca dan menulis bukan sekadar kegiatan tambahan, tetapi sudah menjadi kewajiban bagi semua peserta didik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, siswa tidak hanya diminta membaca, tetapi juga mengolah kembali informasi yang diperoleh melalui tulisan.
“Setiap siswa diminta menuangkan kembali ide atau hal menarik dari apa yang mereka baca. Dari situlah kemampuan bernalar kritis mereka dilatih,” jelasnya.
Menurutnya, menyediakan ruang menulis merupakan langkah penting dalam membangun kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa.
Dalam pelaksanaan PSAJ, sekolah menerapkan sistem berbasis daring dengan membagi siswa ke dalam dua ruang. Untuk mendukung kelancaran ujian, pihak sekolah telah menyiapkan fasilitas internet menggunakan Starlink, serta 13 unit Chromebook. Sementara itu, sebagian siswa lainnya menggunakan perangkat Android.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









