Dari Absen Digital hingga Gerakan Menulis Esai, Apris Manafe Berupaya Mengubah Wajah Pendidikan di TTS

Kontributor : L.A Editor: Redaksi
IMG 20260704 WA0012

Ket. Foto : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Apris Manafe.

TTS, SNC – Membangun pendidikan yang bermutu tidak selalu harus dimulai dari pembangunan gedung sekolah atau pengadaan fasilitas baru. Di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), perubahan justru diawali dari sesuatu yang sederhana namun mendasar, yakni membangun budaya disiplin.

Prinsip itulah yang menjadi fondasi berbagai terobosan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Selatan, Apris Manafe, S.E., M.Si, dalam membenahi tata kelola pendidikan di seluruh wilayah TTS yang meliputi 32 kecamatan.

Bagi Apris Manafe, peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari perubahan budaya kerja.

“Kalau ingin pendidikan berkembang, maka disiplin harus menjadi titik awal. Guru dan kepala sekolah adalah teladan bagi peserta didik. Karena itu, kedisiplinan harus dibangun terlebih dahulu,” tegasnya beberapa waktu lalu.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan absensi digital bagi seluruh kepala sekolah dan guru jenjang Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).

  • Bagikan
Exit mobile version