Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dari Kupang Menuju Kedokteran Masa Depan: Kuliah Umum Undana Buka Jalan Teknologi Medis dan Beasiswa Spesialis bagi Dokter Muda NTT

dari-kupang-menuju-kedokteran-masa-depan-kuliah-umum-undana-buka-jalan-teknologi-medis-dan-beasiswa-spesialis-bagi-dokter-muda-ntt
Prof. Dr. dr. Eka J. Wahjoepramono, Sp.BS(K)., Ph.D., Prof. Dr. dr. Antonia Anna Lukito, Sp.JP(K), Dr. dr. Rusli Muljadi, Sp.Rad(K), Dr. dr. Nata Pratama Hardjo Lugito, Sp.PD., Dr. dr. Elric Brahm Malelak, Sp.FTB., Dr. dr. Yafet Ronny Setiawan, Sp.BS.

Bagi mahasiswa, materi tersebut memberikan gambaran nyata tentang bagaimana teknologi telah mengubah praktik kedokteran modern menjadi lebih aman, efektif, dan minim risiko.

Kemunculan teknologi seperti Gamma Knife juga menunjukkan bahwa masa depan dunia medis akan semakin mengarah pada pendekatan presisi (precision medicine), yaitu pelayanan kesehatan yang disesuaikan dengan kondisi spesifik setiap pasien.

AI dan Masa Depan Profesi Dokter

Selain Gamma Knife, isu yang tak kalah penting dalam kuliah umum ini adalah pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia kesehatan.

Saat ini AI telah digunakan dalam berbagai aspek pelayanan medis, mulai dari analisis hasil radiologi, interpretasi data laboratorium, prediksi risiko penyakit, hingga membantu dokter mengambil keputusan klinis secara lebih cepat dan akurat.

Bagi sebagian mahasiswa, perkembangan AI memunculkan kekhawatiran tentang masa depan profesi dokter. Namun para narasumber menegaskan bahwa teknologi tidak akan menggantikan dokter, melainkan menjadi alat yang membantu meningkatkan kualitas pelayanan.

Baca Juga :  STIKES Maranatha Kupang Genap 16 Tahun: Dari Kampus Sederhana, Kini Jadi Berkat untuk NTT
  • Bagikan