Dokter masa depan adalah mereka yang mampu memadukan kompetensi klinis dengan kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak.
Pandangan tersebut diamini oleh Laksni, mahasiswa kedokteran angkatan 2024, yang mengaku termotivasi setelah mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, pemaparan tentang Gamma Knife dan teknologi modern membuka wawasan baru mengenai perkembangan dunia kedokteran yang selama ini hanya diketahui melalui buku atau media digital.
Menyiapkan Dokter NTT yang Kompetitif
Kuliah umum ini menunjukkan bahwa investasi terbesar dalam sektor kesehatan bukan hanya pembangunan rumah sakit atau penyediaan alat medis, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan terkemuka seperti UPH, Undana berupaya menyiapkan calon dokter yang tidak hanya kompeten secara akademik dan klinis, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi global.
Bagi NTT, langkah ini sangat penting. Tantangan kesehatan di wilayah kepulauan membutuhkan tenaga medis yang inovatif, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









