Dari Murid yang Sulit Membaca hingga Berani Berpendapat: Apa yang Berubah di Kelas Saya?

Kontributor : Ariyani Udin Editor: Redaksi
IMG 20260820 WA0006

Guru Juga Harus Berani Mengevaluasi Diri

Pengalaman ini memberikan pelajaran yang jauh lebih besar kepada saya. Sering kali ketika hasil belajar murid rendah, perhatian kita langsung tertuju kepada murid. Murid dianggap kurang belajar. Kurang membaca. Kurang berlatih. Tidak fokus. Bahkan terkadang dianggap tidak memiliki kemampuan. Padahal, sebelum menyimpulkan demikian, guru perlu bertanya: Apakah cara mengajar saya sudah sesuai dengan kebutuhan mereka?

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pertanyaan tersebut tidak mudah, tetapi penting.

Guru tidak boleh hanya mengevaluasi hasil pekerjaan murid. Guru juga perlu mengevaluasi proses pembelajarannya sendiri.

Apakah materi sudah disajikan dengan cara yang mudah dipahami? Apakah murid mendapatkan kesempatan bertanya? Apakah murid diberi ruang untuk mencoba? Apakah murid yang tertinggal mendapatkan bantuan? Apakah murid yang sudah mampu mendapatkan tantangan?

Jika jawabannya belum, mungkin persoalannya bukan semata-mata pada murid. Bisa jadi, kita sebagai guru masih perlu memperbaiki cara mengajar.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Dari Dapur Tradisional ke Peluang Bisnis: Institut Pendidikan SoE Sulap Jagung Bose Jadi Biskuit Bernilai Ekonomi di Desa Mio
  • Bagikan