Pendekatan ini menuntut adanya keseimbangan antara produktivitas ekonomi, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Bagi NTT, pendekatan tersebut dapat menjadi peluang untuk mengubah posisi geografis kepulauan dari tantangan menjadi keunggulan.
Pulau-pulau yang selama ini dipisahkan oleh laut justru dapat dihubungkan melalui sistem transportasi, rantai pasok, perdagangan antarpulau, dan pengembangan pusat-pusat ekonomi berbasis pesisir.
Teknologi Tidak Bisa Sekadar Dipindahkan
Salah satu persoalan yang disoroti Prof. Chaterina adalah kecenderungan mengadopsi teknologi dari daerah lain tanpa proses adaptasi.
Menurut dia, teknologi untuk sektor perikanan, pertanian, maupun kelautan harus disesuaikan dengan kondisi ekologis, sosial, budaya, serta karakter ekonomi masyarakat NTT.
Riset perguruan tinggi menjadi penting untuk memastikan inovasi yang diterapkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Dalam konteks ini, Undana dapat memainkan peran sebagai pusat pengetahuan dan inovasi untuk wilayah kepulauan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








