Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Inovasi Tempe Aneka Kacang, Langkah Nyata KKNT Institut Pendidikan Soe Perkuat Ketahanan Pangan Desa

Kontributor : L.A Editor: Redaksi
IMG 20260428 110919

Selain pelatihan teknis pembuatan tempe, kegiatan ini juga diarahkan untuk membuka peluang usaha rumah tangga berbasis pangan lokal. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pendapatan sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan pangan dari luar daerah.

Tim KKNT disambut langsung oleh Sekretaris Desa Bijeli, Franidas B. Nenometa, S.Pd. Ia mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai sangat relevan dengan kondisi desa.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Desa Bijeli merupakan salah satu penghasil kacang di Kabupaten TTS. Namun selama ini pemanfaatannya belum maksimal. Masyarakat biasanya hanya menggunakan kacang sebagai campuran jagung katemak, jagung bose, atau nasi kacang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, selama ini kebutuhan tempe masyarakat masih bergantung pada pasokan dari Kefamenanu. Oleh karena itu, pelatihan ini membuka peluang baru bagi warga untuk memproduksi tempe secara mandiri.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami berharap masyarakat bisa memproduksi tempe sendiri, bahkan mengembangkannya menjadi usaha yang berkelanjutan,” tambah Franidas.

Baca Juga :  Menteri Pendidikan: Pendidikan Bermutu adalah Hak, Bukan Sekadar Formalitas!
  • Bagikan