Ketua UKM Kerohanian Islam Undana, Susi S. Qodratillah, mengaku bersyukur program perdana ini dapat terlaksana dengan baik setelah kepengurusan baru dilantik. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi jembatan kepedulian antara mahasiswa dan masyarakat.
Distribusi kepada kelompok-kelompok yang sering luput dari perhatian menunjukkan bahwa esensi kurban tidak berhenti pada proses penyembelihan hewan, tetapi terletak pada bagaimana manfaatnya dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.
Bagi sebagian mahasiswa, terutama yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi dan tinggal jauh dari kampung halaman, paket daging kurban menjadi bantuan yang sangat berarti. Kehadiran program ini sekaligus mempertegas fungsi sosial kampus sebagai ruang yang peduli terhadap kesejahteraan komunitasnya.
Dari Kurban ke Ketahanan Pangan
Menariknya, kegiatan “Undana Berkurban” tidak hanya berhenti pada distribusi daging segar. Kampus mulai memikirkan langkah yang lebih strategis dan berkelanjutan melalui inovasi pengolahan pangan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









