Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ketika Spirit Idul Adha Menjadi Gerakan Sosial, Pendidikan Karakter, dan Ketahanan Pangan di Kampus Undana

ketika-spirit-idul-adha-menjadi-gerakan-sosial-pendidikan-karakter-dan-ketahanan-pangan-di-kampus-undana
ektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri Samuel Bale, S.T., M.Eng., saat menyampaikan sambutan dalam Kegiatan Undana Berkurban

Ketua UKM Kerohanian Islam Undana, Susi S. Qodratillah, mengaku bersyukur program perdana ini dapat terlaksana dengan baik setelah kepengurusan baru dilantik. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi jembatan kepedulian antara mahasiswa dan masyarakat.

Distribusi kepada kelompok-kelompok yang sering luput dari perhatian menunjukkan bahwa esensi kurban tidak berhenti pada proses penyembelihan hewan, tetapi terletak pada bagaimana manfaatnya dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

Bagi sebagian mahasiswa, terutama yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi dan tinggal jauh dari kampung halaman, paket daging kurban menjadi bantuan yang sangat berarti. Kehadiran program ini sekaligus mempertegas fungsi sosial kampus sebagai ruang yang peduli terhadap kesejahteraan komunitasnya.

Dari Kurban ke Ketahanan Pangan

Menariknya, kegiatan “Undana Berkurban” tidak hanya berhenti pada distribusi daging segar. Kampus mulai memikirkan langkah yang lebih strategis dan berkelanjutan melalui inovasi pengolahan pangan.

Baca Juga :  Inspiratif! SMPN Satap Boentuka Bukukan Karya Guru dan Siswa untuk Pertama Kali
  • Bagikan