Yusak juga meminta seluruh guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Hal tersebut penting mengingat capaian pendidikan di Kabupaten TTS, khususnya dalam bidang literasi dan numerasi, masih menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian bersama.
“Guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi bagaimana memastikan setiap murid mendapatkan pembelajaran yang berkualitas dan memiliki bekal untuk menghadapi masa depannya,” demikian pesan yang mengemuka dalam konferensi tersebut.
Konferensi PGRI Cabang Kecamatan Noebana diharapkan tidak berhenti pada pergantian kepengurusan, tetapi menjadi titik awal untuk memperkuat kolaborasi para guru dalam menghadirkan pendidikan yang semakin bermutu bagi anak-anak di wilayah tersebut.
Dengan kepengurusan baru dan 13 bidang/seksi yang telah dibentuk, PGRI Noebana kini memiliki ruang kerja yang lebih luas untuk memperkuat organisasi, profesi guru, perlindungan profesi, hingga peningkatan kualitas pendidikan bagi murid.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
