Menteri Pendidikan: Pendidikan Bermutu adalah Hak, Bukan Sekadar Formalitas!

Kontributor : Josse Editor: Redaksi
1733369161139
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. K.H. Abdul Mu’ti, S.Pd.I., M.Ed., saat mendengarkan cerita pendidikan NTT di Kota Kupang, Kamis (5/12)

Beliau juga menyoroti pentingnya memperbaiki kualitas guru, salah satu elemen kunci dalam mewujudkan pendidikan bermutu. “Banyak guru yang belum memiliki kualifikasi pendidikan yang memadai atau sertifikasi profesi. Ini menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi,” tegasnya.

Empat Fokus Utama untuk Pendidikan Berkualitas

Menteri Abdul Mu’ti menjabarkan empat pilar utama yang menjadi fokus pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan:

1. Sarana dan Prasarana: Penyediaan fasilitas pendidikan yang sesuai standar nasional untuk semua daerah.

2. Kualitas Guru dan Tenaga Pendidik: Pelatihan berkelanjutan dan peningkatan kualifikasi akademik para guru.

3. Kualitas Pembelajaran: Menciptakan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.

4. Standar Kompetensi Lulusan: Menyiapkan lulusan yang memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Partisipasi Semesta untuk Pendidikan Merata

Konsep “partisipasi semesta” atau gotong royong menjadi strategi andalan Menteri Abdul Mu’ti untuk mengatasi persoalan pendidikan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, organisasi, hingga sektor swasta, untuk bekerja sama mewujudkan pendidikan yang inklusif dan merata.

  • Bagikan
Exit mobile version