Bagi mereka, kegiatan literasi yang difasilitasi sekolah menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan dari guru di sekolah, tetapi juga berkesempatan belajar bersama orang-orang dari luar sekolah yang membawa pengalaman dan perspektif baru dalam dunia literasi.
Derti mengaku sangat bangga ketika melihat buku Offline Sejenak akhirnya terbit. Ada kebahagiaan tersendiri ketika menyadari bahwa namanya tercantum sebagai salah satu penulis di dalam buku tersebut.
“Saya sangat bangga ketika melihat buku yang sudah ada, karena di situ ada nama saya juga. Ini baru pertama kali kami mengikuti kegiatan menulis seperti ini di jenjang SMA. Waktu SD dan SMP, kami belum pernah mengikuti kegiatan seperti ini. Karena itu, saya merasa sangat bangga kepada kepala sekolah dan guru-guru kami di SMA Negeri Fautmolo,” tuturnya.
Pengalaman Derti menjadi gambaran bahwa sebuah kesempatan dapat mengubah cara seorang murid memandang dirinya sendiri. Dari yang sebelumnya mungkin tidak pernah membayangkan bisa menghasilkan sebuah buku, kini ia memiliki karya yang dapat dibaca dan dikenang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
