“Disiplin itu kunci. Tapi disiplin guru harus lebih dulu, karena itu yang menjadi contoh bagi siswa,” tegasnya.
Hasil dari pembiasaan tersebut, pada tahun 2025 sekolah ini berhasil menerbitkan dua buku antologi, yakni kumpulan cerpen dan puisi karya guru dan siswa.
Peran Guru Pendamping
Keberhasilan Marisa tidak lepas dari peran guru pendampingnya, Jorim Zimry Hendad Seo, S.Pd, yang sehari-hari mengajar mata pelajaran Fisika.
Ia mengakui, mendampingi lomba jurnalistik menjadi tantangan tersendiri karena bukan bidang yang ia tekuni. Namun dengan semangat belajar dan kolaborasi, ia tetap membimbing siswanya.
“Saya mulai dari membiasakan membaca karya orang lain, baru kemudian menulis. Tidak langsung menulis begitu saja,” jelasnya.
Pendekatan tersebut membantu siswa memahami struktur dan teknik penulisan feature secara bertahap.
Harapan dari Seorang Siswa Desa
Sementara itu, Marisa G. Halla mengaku tidak menyangka bisa meraih juara pertama. Ia bahkan sempat merasa minder karena berasal dari desa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
