Ia juga mengimbau seluruh lulusan untuk tidak berhenti pada jenjang SMA, melainkan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi demi masa depan yang lebih baik.
Pada kesempatan itu, Jon menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah berjuang mendukung pendidikan anak-anak mereka, serta kepada para guru yang telah mendampingi siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun.
Di balik keberhasilan tersebut, Jon mengakui bahwa perjuangan menghadirkan pendidikan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) bukan perkara mudah.
“Banyak anak-anak kami datang ke sekolah dengan berjalan kaki sejauh lima sampai tujuh kilometer. Ketika musim hujan dan banjir, mereka tidak bisa datang ke sekolah. Karena itu kami membagi tugas kepada guru-guru yang tinggal di wilayah yang sama untuk tetap mendampingi pembelajaran,” ungkapnya.
Meski menghadapi keterbatasan dan tantangan geografis, hal itu tidak menyurutkan semangat para guru untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









