“Bangunan ini kita jadikan contoh juga untuk kecamatan-kecamatan lain. Apabila dianggap bagus dan bermanfaat, kita akan mendukung pembangunan serupa di tempat lain,” ungkap SPK kepada wartawan.
Hal ini menunjukkan keseriusan SPK dalam memperbaiki fasilitas pendidikan di wilayah TTS.
Gedung PAUD portable ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk kamar mandi, plafon, dan lantai keramik, sehingga sangat praktis digunakan.
Pemasangan gedung hanya membutuhkan fondasi yang kuat, sementara konstruksi bangunannya dapat diselesaikan dalam waktu paling lama dua minggu melalui gotong royong.
Brigjen SPK juga menekankan bahwa konsep bangunan portable ini sangat cocok untuk pembangunan PAUD atau rumah ibadah di daerah-daerah dengan jumlah jemaat yang masih terbatas.
“Kami berharap investasi ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi pendidikan dan kehidupan masyarakat setempat,” tambahnya.
Kunjungan Brigjen SPK ke Gedung PAUD Diakonia Tuameta tidak hanya menunjukkan komitmennya pada sektor pendidikan, tetapi juga mendukung pengembangan infrastruktur yang memadai untuk masa depan generasi muda di TTS.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








