Sinergi tidak hanya berfungsi sebagai sistem pencatatan kinerja.
Data yang masuk ke dalam platform tersebut menjadi dasar dalam proses penilaian kinerja dan pembayaran remunerasi.
Karena itu, setiap pegawai memiliki tanggung jawab untuk memastikan data dan bukti pendukung yang dimasukkan sesuai dengan indikator yang ditetapkan.
Sistem tersebut juga membedakan indikator bagi dosen dengan tugas tambahan, dosen tanpa tugas tambahan, serta tenaga kependidikan berdasarkan unit kerja masing-masing.
Pembagian indikator yang proporsional diharapkan dapat menciptakan sistem penilaian yang lebih objektif.
Kepala UPT TIK Undana, Arfan Y. Mauko, S.Kom., M.Cs., mengatakan Sinergi dikembangkan dengan menyederhanakan proses entri data pendukung.
“Sistem ini kita rancang lebih comprehensible dan terintegrasi penuh menggunakan akun email resmi Undana,” ujarnya.
Menurut Arfan, penyederhanaan tersebut diharapkan membuat proses verifikasi dan validasi berlangsung lebih cepat dan presisi.
Integrasi sistem kinerja juga dinilai penting untuk mengurangi potensi ketidaksesuaian data akibat penggunaan sejumlah aplikasi yang terpisah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
