Viktor Laiskodat: Masa Depan Generasi Muda NTT Tidak Cukup Dibangun dengan Nilai Akademik, Mental Harus Kuat!

Kontributor : Yos Bataona
viktor-laiskodat-masa-depan-generasi-muda-ntt-tidak-cukup-dibangun-dengan-nilai-akademik-mental-harus-kuat

Bagi Viktor, kesempatan mendengarkan langsung pemaparan dr. Ryu Hasan menjadi ruang penting untuk memahami persoalan kesehatan mental dari perspektif ilmu pengetahuan. Apalagi, pembahasan tersebut tidak hanya menyentuh persoalan psikologis, tetapi juga menjelaskan bagaimana otak manusia bekerja ketika menghadapi tekanan dan kecemasan.

Satu hal menarik dari pemaparan dr. Ryu Hasan, menurut Viktor, adalah penjelasan bahwa kecemasan sesungguhnya memiliki fungsi dalam kehidupan manusia.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Rasa cemas bukan selalu sesuatu yang buruk. Dalam batas tertentu, kecemasan membantu seseorang mengenali risiko, mempersiapkan diri, dan mengambil keputusan ketika menghadapi situasi yang dianggap mengancam.

Namun, persoalan muncul ketika kecemasan menumpuk, berlangsung berlebihan, dan sulit dikendalikan. Pada kondisi tersebut, kecemasan dapat mengganggu kesehatan mental, proses belajar, hubungan sosial, bahkan memengaruhi cara seseorang memandang masa depannya.

Perspektif ini menjadi penting untuk dipahami generasi muda agar tidak serta-merta menganggap kecemasan sebagai kelemahan, tetapi juga tidak mengabaikan ketika tekanan mental mulai mengganggu kehidupan.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Pendidik Disorot: Kontributor Kemiskinan Di NTT?
  • Bagikan