Kupang Tengah, SNC – Di bawah langit cerah Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, ratusan warga berdiri berbaris membawa bibit pohon kelapa di tangan. Mereka datang bukan untuk acara biasa, melainkan untuk menanam harapan. Pagi itu, Jumat (24/10/2025), Bupati Kupang Yosef Lede secara resmi mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BB-GRM) ke-22 Tingkat Kabupaten Kupang Tahun 2025.
Dalam sambutannya, Yosef tak hanya berbicara tentang program, tetapi juga tentang nilai. Ia berbicara dengan hati, tentang hal yang sering dianggap sederhana, namun berdampak besar bagi masa depan — menanam.
“Menanam itu bukan sekadar kegiatan seremonial. Menanam adalah bentuk cinta lingkungan yang paling nyata,” ujar Yosef dengan nada tegas namun penuh kehangatan.
Yosef Lede mengajak masyarakat untuk kembali menumbuhkan kebiasaan menanam pohon di sekitar rumah dan lahan mereka. Ia memberi perbandingan yang sederhana namun tajam: menebang pohon bisa dilakukan dalam hitungan menit, tetapi menanam membutuhkan kesabaran bertahun-tahun.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








