Sei-news.com, Kupang – Keteladanan tidak selalu lahir dari pidato panjang atau seremoni besar. Kadang, ia hadir dalam tindakan kecil yang jujur dan tulus. Itulah yang terjadi ketika Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki, memilih untuk datang sendiri ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) guna mengurus pergantian KTP, seperti warga biasa.
Tanpa pengawalan, tanpa jalur khusus, ia mengenakan pakaian sederhana: kemeja putih dan celana hitam kecoklatan. Tiba sekitar pukul 15.00 WITA, wakil Bupati Aurum langsung mengambil nomor antrean dan duduk menunggu giliran bersama masyarakat umum. Tidak ada perlakuan khusus. Tidak ada perintah untuk memprioritaskan.
“Saya hanya rakyat yang diberi tugas,” ucapnya saat diwawancarai singkat oleh awak media.
Pernyataan ini, walau singkat, mencerminkan jiwa kepemimpinan egaliter yang mulai langka. Di saat banyak pejabat mengedepankan protokoler dan fasilitas eksklusif, Aurum justru menolak keistimewaan demi menunjukkan bahwa pelayanan publik harus dinikmati secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









