Mereka juga berjanji untuk menanggapi serangan Israel.
“Serangan Israel tidak akan menghalangi Yaman untuk menanggapi agresi kejam ini dan mendukung Gaza,” kata juru bicara militer kelompok itu, Yahya Saree, dalam pidato yang disiarkan televisi.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan Israel akan terus menanggapi serangan Houthi.
“Siapa pun yang mengangkat tangan melawan negara Israel, tangannya akan dipotong; siapa pun yang menyakiti, akan disakiti tujuh kali lipat,” kata Katz dalam sebuah posting di X.
Militer Israel mengatakan para spesialis sedang memeriksa lokasi serangan di Ramat Efal dan mencoba mengonfirmasi apakah satu atau dua rudal telah ditembakkan.
Beberapa media Israel melaporkan bahwa rudal tersebut telah mengenai sekolah tersebut, tetapi Shoshani mengatakan indikasi awal menunjukkan bahwa sekolah tersebut terkena puing-puing rudal.
Salah satu kemungkinannya adalah tangki bahan bakar “yang merupakan potongan logam besar, tetap menyala” setelah rudal tersebut dicegat, katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









