Baca Juga : Swiss Sibuk Memperbaiki Bunker Nuklirnya
Houthi telah menargetkan sekitar 100 kapal dagang dengan rudal dan drone sejak perang Israel-Hamas di Jalur Gaza dimulai pada Oktober 2023 setelah Hamas memimpin serangan mendadak terhadap Israel.

Kelompok Houthi telah menyita satu kapal dan menenggelamkan dua kapal dalam operasi yang juga menewaskan empat pelaut. Rudal dan pesawat nirawak lainnya telah dicegat oleh koalisi yang dipimpin AS dan Eropa di Laut Merah atau gagal mencapai target mereka, yang juga mencakup kapal militer Barat.
Para pemberontak mengklaim bahwa mereka menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan Israel, AS, atau Inggris untuk memaksa Israel menghentikan operasi melawan Hamas di Gaza. Namun, banyak kapal yang diserang tidak memiliki hubungan apa pun dengan konflik tersebut, termasuk beberapa yang menuju Iran.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









