SN – Kolera menyebar di negeri Sudan yang dilanda perang, menewaskan sedikitnya 388 orang dan membuat sekitar 13.000 lainnya sakit selama dua bulan terakhir, kata otoritas kesehatan Sudan. Sementara itu lebih dari 17 bulan pertempuran antara militer dan kelompok paramiliter tidak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.
Penyakit ini menyebar di daerah-daerah yang hancur akibat hujan lebat dan banjir baru-baru ini, khususnya di Sudan timur, tempat jutaan orang mengungsi akibat perang.
Laporan terbaru dari Kementerian Kesehatan Sudan menunjukan, korban akibat kolera termasuk 6 orang meninggal dan sekitar 400 orang sakit hingga selasa (24/08/2024) kemarin. Penyakit tersebut terdeteksi di 10 provinsi dari 18 provinsi yang ada di negara itu, dengan provinsi Kassala dan al-Qadarif di bagian timur menjadi yang paling parah terkena dampak, kata Kementerian Kesehatan.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kolera adalah infeksi yang berkembang cepat dan sangat menular yang menyebabkan diare, kolera mengakibatkan dehidrasi parah dan kemungkinan kematian dalam hitungan jam jika tidak diobati. Penyakit ini ditularkan melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








