SN – Taliban mengatakan mereka akan menutup semua kelompok nonpemerintah nasional dan asing di Afghanistan yang mempekerjakan perempuan. Hal ini terjadi setelah mereka meminta LSM untuk menghentikan pekerjaan perempuan Afghanistan, yang diduga karena mereka tidak mengenakan jilbab dengan benar.
Dalam surat yang diterbitkan pada media sosial X beberapa hari lalu, Kementerian Ekonomi memperingatkan bahwa kegagalan untuk mematuhi perintah terbaru akan menyebabkan LSM kehilangan izin untuk beroperasi di Afghanistan.
Kementerian tersebut mengatakan pihaknya bertanggung jawab atas pendaftaran, koordinasi, kepemimpinan, dan pengawasan semua kegiatan yang dilakukan oleh organisasi nasional dan asing.
Pemerintah sekali lagi memerintahkan penghentian semua pekerjaan perempuan di lembaga-lembaga yang tidak dikendalikan oleh Taliban, menurut surat tersebut.
“Apabila tidak ada kerja sama, maka seluruh kegiatan lembaga tersebut akan dibatalkan dan izin kegiatan lembaga tersebut yang telah diberikan oleh Kementerian juga akan dibatalkan.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









