Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

AS Perintahkan Personel Non-Darurat Tinggalkan Sudan

personel

SN – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan pada Minggu (09/03/2025)) bahwa mereka memerintahkan keberangkatan segera personel non-darurat dari ibu kota Sudan Selatan, Juba, akibat peningkatan kekerasan, penculikan, serta konflik bersenjata yang terjadi di negara tersebut.

Peringatan perjalanan untuk Sudan Selatan tetap berada pada Level 4, yang berarti warga negara AS disarankan untuk tidak melakukan perjalanan ke negara tersebut. Peringatan itu mengungkapkan bahwa kekerasan seperti perampokan mobil, penembakan, penyergapan, pemerkosaan, dan penculikan kerap terjadi di seluruh wilayah Sudan Selatan, termasuk di ibu kota Juba. Selain itu, warga negara asing juga bisa menjadi sasaran kejahatan seperti pemerkosaan, penyerangan seksual, dan perampokan bersenjata.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Peringatan juga mencatat bahwa kemampuan pemerintah AS untuk memberikan layanan konsuler darurat bagi warga negara AS di Sudan Selatan sangat terbatas.

Baca Juga : Bentrokan di Suriah Tewaskan Lebih dari 1000 Orang

Kekerasan di Sudan Selatan telah meningkat dalam beberapa waktu terakhir, yang mengancam perdamaian yang rapuh antara dua pemimpin negara tersebut. Presiden Salva Kiir dan Wakil Presiden Riek Machar telah menandatangani kesepakatan damai pada tahun 2018 untuk mengakhiri perang saudara yang berlangsung selama lima tahun, yang menyebabkan lebih dari 400.000 kematian.

Baca Juga :  Trump : Amerika akan mengambil alih Terusan Panama
  • Bagikan