Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bentrokan di Suriah Tewaskan Lebih dari 1000 Orang

bentrokan
Penduduk desa berdoa selama pemakaman empat anggota pasukan keamanan Suriah yang tewas dalam bentrokan dengan loyalis Presiden terguling Bashar Assad di pesisir Suriah, Sabtu, 8 Maret 2025

SN – Bentrokan yang berlangsung selama dua hari antara pasukan keamanan Suriah dan pendukung Presiden Bashar Assad yang digulingkan, serta pembalasan yang terjadi setelahnya, telah menyebabkan lebih dari 1.000 orang tewas, menurut laporan kelompok pemantau perang pada Sabtu (08/03/2025).

Peristiwa ini menjadi salah satu kekerasan paling mematikan sejak dimulainya konflik Suriah 14 tahun lalu.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris menyebutkan bahwa dari jumlah tersebut, 745 adalah warga sipil yang sebagian besar tewas akibat penembakan jarak dekat. Selain itu, 125 anggota pasukan keamanan Suriah dan 148 militan yang terafiliasi dengan Assad juga tewas. Keadaan semakin memburuk dengan terputusnya pasokan listrik dan air di sebagian besar wilayah sekitar kota Latakia.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengecam pembunuhan ini dalam pernyataan yang dirilis pada Minggu (09/03/2025). Ia mengutuk tindakan teroris Islam radikal, termasuk jihadis asing, yang bertanggung jawab atas kematian orang-orang di Suriah barat.

Baca Juga :  Lesotho Negara Miskin Yang Terkena Pajak Tertinggi Oleh Trump
  • Bagikan