Nasser menambahkan bahwa sejak kejatuhan Assad, banyak warga Alawite kehilangan pekerjaan mereka, dan beberapa mantan tentara yang berdamai dengan penguasa baru terbunuh.
Prancis menyatakan keprihatinan mendalam atas kekerasan terbaru di Suriah. Dalam pernyataan resmi, pemerintah Prancis mengecam kekejaman dalam bentrokan yang terjadi, terhadap warga sipil berdasarkan agama dan terhadap tahanan, serta mendesak otoritas sementara Suriah untuk melakukan penyelidikan independen guna mengungkap kejahatan tersebut.
Bentrokan ini bermula saat pasukan pemerintah mencoba menangkap seorang buronan di dekat kota pesisir Jableh, yang kemudian disergap oleh loyalis Assad, menurut laporan Observatorium Suriah. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








