“Amerika Serikat mendukung kelompok minoritas agama dan etnis di Suriah, termasuk komunitas Kristen, Druze, Alawite, dan Kurdi, serta menyampaikan belasungkawa kepada korban dan keluarga mereka,” kata Rubio. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah sementara Suriah harus memastikan para pelaku kekejaman ini dimintai pertanggungjawaban.
Bentrokan yang dimulai pada Kamis lalu menandai eskalasi besar dalam tantangan terhadap pemerintah baru yang berkuasa di Damaskus, hanya tiga bulan setelah pemberontakan menggulingkan Assad.
Baca Juga : Israel Lancarkan Serangan Udara di Gaza Utara
Pemerintah sementara Suriah mengatakan bahwa, serangan tersebut merupakan respons terhadap serangan dari sisa-sisa pasukan Assad, dan menuduh tindakan individu sebagai penyebab kekerasan tersebut.
Pembalasan yang dimulai pada Jumat oleh kelompok bersenjata Muslim Sunni yang loyal terhadap pemerintah sementara menargetkan anggota sekte minoritas Alawite yang mendukung Assad. Para warga desa dan kota Alawite melaporkan bahwa mereka dibunuh dengan ditembak dari jarak dekat di jalan-jalan atau depan rumah mereka. Banyak rumah warga Alawite dijarah dan dibakar. Beberapa orang melarikan diri ke pegunungan terdekat demi keselamatan mereka.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








