SN, Kupang, 22 Oktober 2025 — Setelah lebih dari satu tahun mengalami kesulitan air bersih, warga di sejumlah wilayah Kota Kupang kini mulai menikmati kembali aliran air yang mengalir lancar. Kondisi ini menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat yang selama ini terdampak kekeringan terutama di musim kemarau, serta menjadi wujud nyata kerja keras Perumda yang dinahkodai Jony B Sulaiman.
Jony B Sulaiman selaku Direktur Umum PERUMDA Air Minum Kabupaten Kupang, mengatakan perbaikan distribusi air ini sebagai sebuah berkah bagi masyarakat dan perusahaan. “Kurang lebih setahun wilayah-wilayah yang kekurangan air, apalagi saat musim kering, kini sudah bisa terjawab,” ujar Joni kepada kupang-media.net, Rabu (22/10).
Menurut Joni, peningkatan pasokan air bersih ini dapat terealisasi berkat dukungan Komandan Lanud El Tari Kupang yang telah memberikan izin koneksi jaringan antara pipa berukuran 4 dim dan 10 dim di area militer. “Begitu izin diberikan, kami langsung mengeksekusi pekerjaan lapangan. Hasilnya, air kini bisa mengalir normal ke sejumlah wilayah seperti Penfui, TDM, Perumnas, Oebobo, Kota Baru, hingga Oesapa Selatan,” jelasnya.
Kerja sama tersebut, lanjutnya, menjadi langkah strategis untuk menjawab persoalan krisis air yang kerap terjadi setiap musim kemarau. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan Lanud El Tari. Mereka memahami betul tantangan yang dihadapi masyarakat terkait ketersediaan air bersih,” ungkap Joni.
PERUMDA Air Minum Kabupaten Kupang juga memastikan akan menerapkan sistem distribusi yang lebih efisien agar suplai air bisa merata ke seluruh pelanggan. Perusahaan bahkan menyiapkan langkah reaktivasi bagi pelanggan yang selama ini meterannya tidak aktif.
“Airnya sudah tersedia, tinggal kami atur sistem distribusinya agar semua wilayah mendapat bagian sesuai zona pelayanan. Ini kebutuhan dasar yang wajib dijamin,” tegasnya.
Dengan terkoneksinya jalur pipa dari sumber Nasi Panas menuju transmisi utama di area Lanud El Tari, pihak PERUMDA optimistis bahwa kebutuhan air bersih masyarakat akan terpenuhi, bahkan saat puncak musim kemarau nanti.
“Ini bukan hanya soal teknis, tetapi soal komitmen kami memastikan masyarakat mendapatkan hak dasar mereka — air bersih,” tutup Joni Sulaiman. (Ein)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








