Masyarakat bukan hanya hadir untuk menyaksikan pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem yang menopang keberlangsungan kegiatan olahraga.
Dukungan yang tertib, kepatuhan terhadap aturan, dan kesediaan menghargai mekanisme penyelenggaraan menjadi kontribusi penting bagi kemajuan olahraga daerah.
BMMC Menjadi Ruang Pembelajaran Menuju PON 2028
Lebih jauh, BMMC II 2026 memiliki arti strategis bagi aspirasi olahraga Kabupaten TTS.
Roy Babys memandang turnamen ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan pengalaman dalam mengelola kegiatan olahraga berskala besar.
Melalui kerja sama Pengprov PBVSI NTT, Pengkab PBVSI TTS, pemerintah daerah, dan seluruh unsur panitia, penyelenggaraan BMMC diharapkan memperkuat kapasitas organisasi, kesiapan fasilitas, dan kualitas sumber daya manusia lokal.
Pengalaman tersebut berkaitan dengan aspirasi TTS untuk mengambil peran sebagai tuan rumah cabang olahraga pada PON NTT–NTB 2028, khususnya bola voli indoor dan sepak bola putra.
Penyelenggaraan sebuah kejuaraan dapat menjadi ruang untuk mengidentifikasi kebutuhan teknis yang harus dibenahi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.







