Pemerintah kabupaten juga terus mendorong digitalisasi layanan desa, integrasi data kependudukan, dan peningkatan kapasitas aparatur desa, sehingga pelayanan tidak hanya mengandalkan sarana fisik tetapi juga profesionalisme sumber daya manusia.
Dalam acara peresmian, Bupati Yosef Lede juga menekankan pentingnya budaya gotong royong. Menurutnya, pembangunan kantor desa adalah hasil kolaborasi semua pihak—pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan partisipasi masyarakat.
“Jangan biarkan kantor desa ini hanya menjadi bangunan kosong. Mari jadikan fasilitas ini sebagai pusat kegiatan sosial, perencanaan, dan pelayanan yang menjawab kebutuhan warga,” ajaknya.
Ia juga memuji kontribusi masyarakat Besmarak yang tetap menjaga semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan desa.
Peresmian kantor desa ini membawa optimisme baru bagi masyarakat Besmarak. Dengan fasilitas yang semakin memadai, desa kini dapat lebih fokus pada pengembangan potensi lokal, penguatan ekonomi berbasis komunitas, dan peningkatan kesejahteraan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








