Pemeriksaan tersebut dilakukan sejak Juni 2025 dan menyasar pengelolaan anggaran desa untuk tahun 2022, 2023, dan 2024.
Menurut Joppy, sebagian desa memang telah menyelesaikan kewajibannya. Namun, jumlah desa yang masih menyisakan persoalan tergolong besar.
“Sejauh ini sudah ada desa yang menyelesaikan permasalahan dana desanya, namun masih banyak desa yang belum menyelesaikannya hingga saat ini,” ujar Joppy.
Oebelo Klaim Persoalannya Administratif
Di sisi lain, Pemerintah Desa Oebelo memiliki penjelasan tersendiri mengenai temuan tersebut.
Kepala Desa Oebelo, Marten Halla, mengatakan persoalan yang masih harus diselesaikan pemerintah desa pada dasarnya berkaitan dengan kelengkapan administrasi.
Marten membantah anggapan bahwa temuan tersebut menunjukkan adanya persoalan keuangan desa. Menurut dia, pemerintah desa masih memiliki sejumlah dokumen yang harus dilengkapi sebagai bagian dari pertanggungjawaban atas kegiatan yang telah dilaksanakan.
“Permasalahan Desa Oebelo hanya sekadar kelengkapan administrasi. Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini kami akan segera melengkapinya,” kata Marten saat ditemui wartawan, Kamis (17/9/2026).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
