Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi faktor kunci. Tanpa trust, digitalisasi hanya akan menjadi jargon tanpa dampak signifikan.
Capaian Awal dan Ujian Konsistensi
Di tengah berbagai tantangan tersebut, capaian awal tahun 2026 menunjukkan sinyal positif. Kepala UPTD Samsat Kota Kupang, Remmy Christian Pah, menyebutkan bahwa hingga triwulan pertama, jumlah objek pajak yang terealisasi telah mencapai lebih dari 43 ribu objek dengan penerimaan sekitar Rp21 miliar.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, terjadi peningkatan sekitar 11 persen untuk jumlah objek pajak dan 8,34 persen untuk penerimaan.
“Ini menunjukkan bahwa ada perbaikan kinerja, tetapi kita tidak boleh cepat puas. Tantangan ke depan masih sangat besar,” ujarnya.
Target objek pajak tahun ini sendiri mencapai sekitar 327 ribu, yang berarti capaian saat ini masih berada pada tahap awal perjalanan panjang.
Kolaborasi Jadi Kunci
Selain digitalisasi, kolaborasi lintas instansi juga menjadi sorotan utama dalam forum IRIS Kupang. Sistem Samsat sebagai layanan terpadu yang melibatkan pemerintah daerah, kepolisian, dan Jasa Raharja dinilai harus diperkuat dengan koordinasi yang lebih solid.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
