“Kita tidak bisa lagi mengandalkan sistem konvensional. Digitalisasi menjadi kunci untuk meningkatkan akurasi data, mempercepat pelayanan, dan membangun transparansi,” ujarnya.
Antara Harapan dan Realita. Meski demikian, Johny juga mengakui bahwa implementasi digitalisasi di daerah seperti NTT tidak semudah membalikkan telapak tangan. Salah satu tantangan utama adalah kualitas data yang belum sepenuhnya valid.
Ia mengungkapkan bahwa masih banyak data kendaraan bermotor yang tidak terbarui, seperti kendaraan rusak, tidak operasional, atau bahkan sudah tidak digunakan, tetapi masih tercatat sebagai objek pajak.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
