Ketua Dewan Juri, Pdt. Karel de Fretes, S.Th, menjelaskan bahwa kriteria penilaian lomba dibagi ke dalam lima unsur utama, meliputi bahan dasar yang digunakan, ornamen pendukung, daya kreativitas, nilai artistik, serta pemaknaan teologis dan simbolik dari pohon Natal yang ditampilkan.
Ia juga menyoroti tingginya animo masyarakat dalam lomba tahun ini, yang dinilai meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bernilai religius dan kultural, tetapi juga memiliki implikasi sosial yang positif, khususnya bagi generasi muda.
“Kegiatan ini sangat baik dan patut untuk terus dilanjutkan. Selain mendapat respons besar dari masyarakat, lomba ini juga menjadi sarana aktivitas positif bagi para pemuda, yang secara tidak langsung berkontribusi dalam menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” ungkapnya.
Berdasarkan hasil akhir penilaian dewan juri, GMIT Imanuel Oesao berhasil meraih Juara 1 Lomba Hias Pohon Natal Tingkat Kabupaten Kupang Tahun 2025. Prestasi tersebut dinilai mencerminkan perpaduan harmonis antara kreativitas, estetika, dan pemaknaan spiritual yang mendalam, sejalan dengan tujuan utama penyelenggaraan lomba. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








