“Hal ini menunjukkan adanya harapan dan optimisme terhadap kontribusi FPRB agar dapat berperan maksimal dalam pengurangan risiko bencana di Kabupaten Kupang,” ujar Mateldius.
Lebih lanjut, Mateldius Sanam menekankan bahwa kehadiran FPRB diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menekan indeks risiko bencana di Kabupaten Kupang. Oleh karena itu, melalui rapat koordinasi ini, ia berharap seluruh mitra pentahelix dapat berperan aktif dalam mengevaluasi serta menindaklanjuti berbagai upaya penanganan kebencanaan yang telah dan akan dilakukan.
“Kendala dan tantangan yang dihadapi agar dikoordinasikan secara baik melalui forum ini, sehingga FPRB benar-benar dapat menjadi mitra strategis dalam penanggulangan bencana berbasis komunitas,” katanya.
Menurut Mateldius, dengan semangat pengurangan risiko dan penanggulangan bencana yang kuat, rapat koordinasi tersebut diharapkan menghasilkan gagasan serta masukan konstruktif yang dapat diwujudkan dalam langkah-langkah nyata, sehingga risiko dan dampak bencana di Kabupaten Kupang dapat diminimalkan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








