Ketua Pengurus KSP Kopdit Swasti Sari, Lambertus Tukan, menyatakan kesiapan koperasi yang dipimpinnya untuk berkolaborasi dengan KopDes Merah Putih.
“Kami memiliki 205.854 anggota, aset sebesar Rp 1,19 triliun, dan SHU mencapai Rp 17,31 miliar. Kami siap mendukung KopDes Merah Putih dalam membangun jaringan koperasi yang lebih kuat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa,” kata Lambertus.
Beberapa bentuk kolaborasi yang akan dijalankan antara Swasti Sari dan KopDes Merah Putih meliputi:
- Pelatihan dan Pendampingan SDM – Meningkatkan kapasitas pengelola koperasi desa agar lebih profesional dalam mengelola keuangan dan usaha.
- Ekspansi Digitalisasi Koperasi – Memanfaatkan teknologi untuk memperluas akses layanan simpan pinjam bagi masyarakat desa.
- Kemitraan dengan UMKM Lokal – Mendorong pelaku UMKM mendapatkan akses permodalan dengan lebih mudah dan terjangkau.
- Dukungan pada Gerakan Beli NTT & OVOP – Memaksimalkan potensi produk lokal melalui One Village One Product (OVOP) dan kampanye Gerakan Beli NTT untuk meningkatkan daya saing produk daerah.
Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Berkelanjutan
Ketua Puskopdit BK3D Timor, Dominggus Wara Sabon, menambahkan bahwa koperasi harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel agar dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








