Mereka bermaksud untuk memiliki perjanjian penggabungan formal pada bulan Juni 2025 dan menyelesaikan kesepakatan serta mendaftarkan perusahaan induk di Bursa Efek Tokyo pada bulan Agustus 2026, katanya.

Menurut Mibe, tidak ada nilai dolar yang diberikan dan pembicaraan formal baru saja dimulai. Ada “poin-poin yang perlu dipelajari dan didiskusikan,” katanya. “Terus terang, kemungkinan hal ini tidak dilaksanakan bukanlah nol.”
Pemerintah Jepang telah membunyikan peringatan akan ancaman eksistensial China terhadap industri otomotifnya setidaknya sejak tahun 2019, ketika dilaporkan mendesak Honda dan Nissan untuk bertemu dan membahas potensi konsolidasi.
Sektor otomotif China telah mengalami lonjakan ekspor dalam beberapa tahun terakhir, dengan satu kelompok industri mengklaim telah melampaui Jepang sebagai eksportir mobil teratas dunia pada tahun 2023.
Penggabungan Honda, Nissan, dan Mitsubishi dapat menghasilkan raksasa yang bernilai lebih dari $50 miliar AS berdasarkan kapitalisasi pasar ketiga produsen mobil tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









