“Wisata kuliner merupakan jembatan untuk memperkenalkan budaya lokal kepada pengunjung. Dengan menghadirkan makanan olahan berbasis ikan beku, para peserta diharapkan dapat menciptakan produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” jelasnya.
Pelatihan ini meliputi sesi teori serta praktik langsung dalam pengolahan fish frozen food, yang dinilai sebagai produk berpotensi tinggi untuk dijadikan oleh-oleh khas Kupang. Melalui pemanfaatan bahan baku lokal, pelatihan ini juga bertujuan untuk mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat setempat.
Para peserta juga diajak untuk memahami aspek bisnis kuliner serta strategi pemasaran yang efektif guna meningkatkan daya saing produk.
Lebih lanjut, Ketua Panitia menambahkan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga sebagai sarana untuk menghargai dan melestarikan kekayaan kuliner daerah.
“Ini adalah kesempatan bagi para pelajar dan masyarakat umum untuk mengenal lebih dalam mengenai kekayaan kuliner lokal, serta memahami bagaimana nilai budaya ini dapat berkontribusi dalam perkembangan pariwisata Kota Kupang,” tambahnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









