Wakil Komandan Lantamal VII, Kolonel Marinir Aris Budiadi, menambahkan bahwa sinergi BI dan TNI AL dalam pendistribusian, pengamanan, dan pengawalan uang Rupiah ke wilayah 3T merupakan bentuk kerjasama untuk menjaga kedaulatan dan mendukung pembangunan nasional.
“Kegiatan ini akan memberi kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan uang layak edar,” ungkapnya.
Pelepasan Tim ERB di Provinsi NTT ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pelepasan tali tambat KRI setelah Penjabat Gubernur Ayodhia Kalake dan para undangan menyematkan rompi kepada 16 anggota Tim ERB dan meninjau langsung KRI Ajak (653).
Acara ini turut dihadiri oleh Forkopimda Provinsi NTT, perwakilan pejabat pemerintah Kota Kupang, jajaran pimpinan BI Perwakilan Provinsi NTT, dan perwakilan perbankan.
Dengan adanya Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024, diharapkan perekonomian di wilayah-wilayah terpencil di Provinsi NTT semakin maju dan kedaulatan Rupiah sebagai simbol negara semakin kokoh di hati masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








