SSF memberikan solusi bagi investor untuk bisa bertransaksi dengan kebutuhan dana yang lebih rendah, namun dengan exposure yang sama dengan membeli saham. SSF juga memberikan fleksibilitas lebih bagi investor untuk melakukan strategi investasi yang lebih beragam, seperti lindung nilai (hedging), maupun pemanfaatan momentum pergerakan saham yang lebih cepat seperti day trading.
Saham yang menjadi underlying SSF adalah saham-saham yang masuk dalam Indeks LQ45 yang memiliki kapitalisasi besar, likuiditas tinggi, dan reputasi baik di pasar. BEI telah menerbitkan SSF yang didasari efek underlying saham BBRI, BBCA, ASII, TLKM, dan MDKA. Tentu saja, pergerakan harga saham underlying ini akan sangat mempengaruhi harga SSF, karena nilai SSF didasarkan pada ekspektasi harga saham di masa depan.
Produk ini merupakan common practice di bursa-bursa global dan sangat populer ditransaksikan. Berbeda dengan produk non-saham lainnya yaitu Waran Terstruktur yang diterbitkan oleh Anggota Bursa, SSF diterbitkan oleh BEI. Dalam transaksi SSF, tidak ada kepemilikan langsung atas saham, namun investor tetap mendapatkan eksposur atau potensi kerugian/keuntungan terhadap pergerakan harga saham tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









