Meskipun ada potensi saat sebelum penutupan perdagangan terdapat deviasi antara harga SSF dengan underlying-nya, namun pada akhir sesi perdagangan harga SSF akan disamakan dengan harga sahamnya. Sehingga investor yang ingin bertransaksi SSF bisa melakukan valuasi pada saham underlying-nya.
Mekanisme penyelesaian SSF dilakukan secara cash settlement atau penyelesaian tunai. Saat bertransaksi SSF, investor hanya perlu membayar initial margin sebagai modal transaksi. Setiap akhir sesi perdagangan, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) akan menghitung berapa kerugian atau keuntungan nasabah berdasarkan selisih harga SSF dengan underlying-nya dan akan langsung menambah atau mengurangi dana nasabah di rekening derivatif.
SSF akan diminati investor ritel maupun institusi yang mencari fleksibilitas dalam berinvestasi, mencari potensi keuntungan dari transaksi jangka pendek, dan memiliki strategi lindung nilai. Namun, meskipun SSF bisa digunakan oleh pemula, investor harus memahami manajemen risiko dengan baik karena penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan maupun kerugian.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









