Perbedaan utama SSF dengan saham yang sama-sama tercatat dan diperdagangkan di BEI adalah dalam kepemilikan. Jika membeli saham, investor memiliki sebagian kepemilikan dari perusahaan tersebut, sedangkan SSF merupakan produk turunannya yang merupakan perjanjian antar investor untuk memperdagangkan saham di masa depan. Selain itu, SSF memiliki masa jatuh tempo, sedangkan saham tidak ada batas jatuh tempo.
Baca Juga : Investasi Pasar Modal Menjadi Gaya Hidup
SSF memberikan beberapa keuntungan untuk investor antara lain dari potensi keuntungan baik saat market sedang bullish maupun bearish, modal transaksi yang jauh lebih rendah dibanding saham dengan potensi keuntungan yang sama dengan saham dimana investor hanya perlu membayar initial margin sebesar 4% dari nilai transaksi saham (ketentuan minimum initial margin dari BEI, Anggota Bursa dapat menetapkan lebih tinggi), keuntungan dapat direalisasikan dalam satu hari bursa, dan biaya transaksi yang rendah.
Karena instrumen SSF karena merupakan produk leverage, terdapat potensi risiko kerugian yang lebih tinggi terhadap modal jika market bergerak berlawanan dari prediksi investor. Harga dari SSF akan selalu mengikuti harga saham underlying-nya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








