Kawasan Labuan Bajo Tercoreng: Mafia Tanah Rampas Hak Petani Lokal

Kontributor : Gus Din Editor: Redaksi
IMG 20241219 WA0032

“Kami ARPG membantu perjuangan Bapak Muhamad Rudini dan Mikel Mensen asal Labuhan Bajo, NTT yang dirampas hak tanahnya. Sudah kami kirim surat dan kami laporkan ke Presiden Prabowo di Istana Negara terkait kejadian ini agar menjadi perhatian,” kata Gus Din sapaan akrab Syafrudin Budiman ditemani H.P. Teguh Pambudi Ketua Dewan Pembina Relawan Pakdhe dan Sri Hayati Ketua Umum Relawan Pakdhe yang juga Aktivis ARPG.

Labuan Bajo: Dari Surga Wisata Menjadi Kota Sengketa

Konflik tanah yang mencuat di Keranga adalah tamparan keras bagi reputasi Labuan Bajo. Dunia kini melihat sisi gelap dari kota wisata ini: sengketa lahan, manipulasi sertifikat, dan pengusaha hitam yang mengobrak-abrik tatanan hukum dan masyarakat lokal.

Santosa Kadiman, melalui berbagai manuvernya, diduga merampas tanah milik ahli waris almarhum Ibrahim Hanta, tokoh lokal yang dikenal sebagai pendiri Masjid Agung Labuan Bajo dan sosok panutan masyarakat. Tanah yang memiliki nilai budaya dan religius bagi masyarakat setempat kini berubah menjadi ladang konflik demi kepentingan bisnis pribadi.

  • Bagikan
Exit mobile version