FK – Masyarakat Rote Ndao mengalami ketidakpuasan karena pengisian bahan bakar minyak (BBM) subsidi di SPBU diduga diprioritaskan untuk kendaraan berplat merah, menyulitkan warga umum untuk mendapatkan akses yang adil.
Ketidakpuasan muncul di kalangan masyarakat Rote Ndao seiring dengan dugaan bahwa pengisian BBM subsidi di wilayah tersebut diprioritaskan untuk kendaraan berplat merah, seperti kendaraan dinas atau milik instansi pemerintah.
Hal ini menciptakan ketidakadilan dalam distribusi BBM subsidi, mengakibatkan kesulitan bagi masyarakat umum untuk mendapatkan akses yang sama.
Pertamina, sebagai penyedia BBM subsidi, mendapat kritik tajam dari masyarakat karena dinilai tidak mampu mengatur distribusi BBM dengan adil dan merata.
Prioritas yang diberikan kepada kendaraan berplat merah dianggap tidak memperhatikan kebutuhan masyarakat luas yang bergantung pada subsidi tersebut untuk mobilitas sehari-hari.
Kritik juga mengarah kepada kebijakan operasional SPBU di Rote Ndao yang diduga memberikan preferensi kepada kendaraan berplat merah dalam pengisian BBM subsidi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








