Kantor Hak Asasi Manusia PBB juga menyebut temuan di Jalisco sebagai “pengingat yang sangat mengganggu” tentang trauma yang ditimbulkan oleh penculikan paksa yang terkait dengan kejahatan terorganisir di Meksiko.
Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah kuburan massal telah ditemukan di Meksiko. Pada Januari 2025, sedikitnya 56 mayat ditemukan di kuburan massal tanpa tanda di Meksiko utara, dekat perbatasan dengan Amerika Serikat.
Pada Desember 2024, pihak berwenang juga menemukan kuburan massal di pinggiran Guadalajara, berisi sisa-sisa tubuh 24 orang, serta puluhan kantong tubuh. Pada bulan yang sama, pihak berwenang Meksiko menemukan 31 jasad dari beberapa lubang di Chiapas, sebuah negara bagian yang sangat terdampak oleh kekerasan kartel. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








