Begitu polisi tiba di lokasi, mereka menemukan 12 orang yang terluka dengan berbagai cedera. Para korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat, dan enam di antaranya dipastikan mengalami luka tembak namun tidak mengancam jiwa.
MacIntyre menyebutkan bahwa para korban tersebut “sangat beruntung”. Sementara itu, enam korban lainnya terluka akibat pecahan kaca yang tersebar.
Baca Juga : Iran Tolak Ajakan AS Untuk Perundingan Nuklir
Motif di balik penembakan ini masih belum diketahui, menurut MacIntyre, yang menyebut insiden tersebut sebagai “tindakan kekerasan yang sangat tidak terhormat dan sembrono, yang benar-benar mengguncang komunitas dan kota ini.”
MacIntyre mengungkapkan bahwa ia dan para petugas lain merasa “ngeri” saat melihat rekaman video keamanan. “Mereka hanya menembak tanpa mempedulikan apa-apa,” tambahnya.
Setelah penembakan, polisi melaporkan bahwa seorang tersangka yang mengenakan penutup kepala hitam terlihat melarikan diri dengan sebuah mobil berwarna perak. Tersangka tersebut masih bebas hingga saat ini, dan masyarakat diminta untuk menjauhi area tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








